Pegagang

Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) merupakan tanaman liar yang mempunyai prospek cukup baik sebagai tanaman obat. Tanaman pegagan banyak dimanfaatkan sebagai tanaman obat, sayuran segar, lalapan atau dibuat jus. Pegagan mengandung beberapa senyawa bioaktif seperti asiatikosida berupa glikosida. Asiatikosida berkhasiat meningkatkan vitalitas dan daya ingat yang berkaitan erat dengan asam nukleat Selain itu antioksidan dapat menangkal oksidan serta berkontribusi mengaktifkan diferensiasi osteoblast dan proses mineralisasi. Terdapat bukti epidemiologis menjelaskan bahwa terdapat hubungan antara asupan nutrisi yang berisi antioksidan dengan Kesehatan tulang. Beberapa komponen bioaktif dalam tanaman pegagan adalah asiatikosida, tankunisida, isotankunisida, madekasosida, brahmosida, brahminosida, asam brahmik, asam madasiatik, meso-inositol, sentelosida, karotenoid, hidrokotilin, vellarin, tanin serta garam mineral seperti kalium, natrium, magnesium, kalsium, dan besi (Wijayakusuma et al. 1994; Lasmadiwati et al. 2004). Semua kandungan bioaktif tanaman pegagan merupakan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh manusia dalam meningkatkan sistem imun. Melancarkan sirkulasi darah sehingga merangsang anak untuk cepat tanggap bicara, menambah daya ingat, menambah kosentrasi dan menambah kecerdasan pada anak.